Dahlan Puji Zulkieflimansyah


Dari informasi yang dikumpulkan oleh Aktual.co dari Kementerian BUMN, pihak BUMN membenarkan bahwa Dahlan memuji politisi PKS tersebut.
Jakarta, Aktual.co — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan telah menyerahkan nama-nama anggota DPR RI yang diduga memeras BUMN. Namun Dahlan juga memuji seorang anggota DPR RI dari Fraksi PKS dengan inisial Z.

Sebuah pesan pendek yang didapatkan Aktual.co, Dahlan memuji langkah Z yang mencegah agar jajaran BUMN tidak menyerahkan "upeti" kepada anggota DPR RI.

Berikut isi pesan pendek dari Dahlan kepada Z:

"Bbrp kali tilp sulit. Hanya ingin menyampaikan salut karena anak buah sy memuji bang Zul sebagai anggota DPR yg bisa mencegah terjadinya perbuatan tercela itu. Kalau tidak Anda cegah, mereka akan terus mendesak anak buah saya. Karena itu sy memasukkan nama bang Zul sebagai yg ikut mencegah terjadinya perbuatan itu. Alhamdulillah. Saya bangga".
Dari informasi yang dikumpulkan oleh Aktual.co dari Kementerian BUMN, pihak BUMN membenarkan bahwa Dahlan memuji politisi PKS tersebut.

"Hahaha, anda tahulah," kata sumber Aktual di Kementerian BUMN.

Sebagaimana diketahui, Dahlan telah menyerahkan 8 nama anggota DPR RI kepada BK DPR RI. Dua nama diserahkan pada Senin (5/11) dan enam nama diserahkan kemarin.
Share on Google Plus

About ikhwan syaamil

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

4 komentar:

  1. Kenapa PKS membuat perhitungan sendiri seperti misalnya Idhul Fitri, padahal kader dan simpatisan banyak berasal dari organisasi islam besar di indonesia yaitu Muhammadiyah dan Nahdatul 'ulama,sehingga disaat kami ada di masyarakat kami terkesan beda dan ekslusif...padahal kami warga Muhammadiyah, dan terkesan PKS itu bukan partai tetapi disamakan dengan kelompok congklang salafi

    BalasHapus
  2. ma'af sebelumnya bila ndak nyambung derngan tema diatas...apa tidak sebaiknya guna kemaslahatan ummat dan pemersatu agar tidak hancur sedikit demi sedikit keputusan hari raya idul fitri itu diserahkan kepada organisasi agamanya kader dan simpatisan Muhammadiyah dan Nu,makanya keras tawaran dari pengurus muhammadiyah yang kader dan simpatisannya kerja di instansi muhammadiyah, "pilih Muhammadiyah apa PKS?" kan terkesan seperti agama dengan faham baru yg membahayakan!

    BalasHapus
  3. mohon di inbox di email saya saja sniper.zuhri@gmail.com

    BalasHapus
  4. maaf pak, baru dibalas.. PKS tdk membuat perhitungan sendiri, tp PKS mengikuti aturan pemerintah :)

    BalasHapus