Hari Tuberkulosis, PKS Sosialisasi Bahaya Rokok dan TBC

Makassar- Hari tuberkulosis (24 Maret) digunakan kader Partai Keadilan Sejahtera kota Makassar sosialisasi bahaya rokok dan penyakit TBC. Kegiatan itu dilakukan di gedung olahraga Sudiang. Ratusan masyarakat berkumpul untuk mendengarkan penjelasan dari seorang dokter yang diundang dalam acara tersebut.
Hari Tuberkulosis Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 24 Maret setiap tahun, ditujukan untuk membangun kesadaran umum tentang wabah Tuberkulosis serta usaha-usaha untuk mengurangi penyebaran wabah tersebut.
Kader PKS mengingatkan masyarakat tentang bahaya rokok, karena salah satu penyebab TBC adalah kebiasaan merokok. “tembakau merupakan penyebab kematian lima terbesar di dunia. Satu di antara 10 kematian orang dewasa di seluruh dunia disebabkan kebiasaan merokok, sekitar 5 juta kematian tiap tahun. Bila pola merokok ini terus berlanjut, sampai tahun 2020 diperkirakan akan ada 10 juta kematian.” Ungkap Iqbal saat melakukan sosialisasi. “Pemakaian tembakau merupakan penyebab utama kematian pada penyakit berat seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), kanker paru, aneurisma aorta, penyakit jantung koroner, kanker kandung kemih, kanker saluran pernapasan bagian atas, dan kanker pankreas.” Lanjutnya
Penelitian Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, jumlah perokok di Makassar yang menghabiskan minimal satu bungkus per hari mencapai 287.300 orang dari total penduduk Makassar sebanyak 1,5 juta jiwa. Pertumbuhan jumlah perokok selama lima tahun belakangan mencapai 10 persen per tahun.
Dari data yang ada sejak januari 2009 hingga November 2012, jumlah terduga TBC di Makassar mencapai 7.610 orang. “PKS berharap dengan ada perda anti rokok yang diinisiasikan oleh aleg PKS di DPRD kota dapat mengurangi jumlah penderita tuberculosis, terutama penderita yang merupakan perokok pasif.” Ungkap ketua Humas DPW PKS Sulsel, E.Z Muttaqien Yunus.
Di Makassar sendiri sudah menerapkan perda anti rokok, dalam peraturan tersebut dilarang merokok di sejumlah fasilitas umum, seperti rumah sakit, tempat ibadah, sekolah, sarana olahraga, mal, restoran, dan bandara.
Share on Google Plus

About ikhwan syaamil

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar