PKS dan FC Barcelona




Ada apa antara PKS dan FC Barcelona? Ya nggak ada apa-apa. Namun beberapa waktu yang lalu, saat Barcelona mengalami kekalahan beruntun,media seperti tidak habis-habisnya membahas, beberapa menggunakan bahasa yangtendensius “Barcelona : Disney Land yang berubah menjadi film horror” atau “Barca sudah habis”. Lebay memang, bukankah dalam olahraga kalah dan menang itu biasa?. Peristiwa ini agaknya mirip dengan PKS, saat Ustadz Luthfi Hasan Ishaq ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan terus menerus dihujat oleh pemberitaan media yg tidak berimbang, Beberapa pengamat politik dengan  cerobohnya berkata “ini akhir dari PKS”.

Bukan sekedar TimSepakbola, Bukan Sekedar Partai
FC Barcelona berdiri karena landasan ideologis, ia merupakan simbol perlawanan rakyat katalan terhadap penguasa spanyol yg saat itu dikomandoi oleh tokoh fasis bernama Jendral Franco. Bahasa Katalan terlarang, bendera catalan haram berkibar. Maka satu-satunya cara mereka berbicara adalah melalui sepakbola. Tidak terhitung berapa banyak usaha yg dilakukan oleh Francoutk menghabisi klub ini di awal-awal ia berdiri. Presiden klub dibunuh, markas tim di bom, bahkan pernah para pemain Barcelona diancam akan dibunuh jika tidak mengalah di pertandingan melawan Real Madrid (Klub Ibu Kota Spanyol, Basis Jendral Franco) . Lantas PKS? Partai ini lahir ditengah-tengah proses reformasi, setelah sebelumnya harus menghadapi berbagai tindakan represif rezim Soeharto. Bukankah dulu pengajian-pengajian dilarang? PKS brdiri bukan semata  karena kekuasaan, tapi menjadikannya sebagai simbol kebangkitan umat Islam diIndonesia. Tidak heran jika pihak-pihak yg memusuhi Islam pun berusaha sekuattenaga untuk mematikan, menghalalkan segala macam cara. Kasus Arifinto,Misbakhun, LHI. Mulai dari lc fiktif sampai daging sapi. Yg terbaru mengkambinghitamkan Menteri Pertanian yg notabene kader PKS atas naik nya harga bawang.

Kaderisasi yangterstruktur
Di skuad Barcelona saat ini, terdapat nama-nama mentereng macam Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan CarlesPuyol. Mungkin tidak banyak yg tau bahwa mereka adalah hasil binaan akademi klub yg sudah berseragam Barcelona sejak usia 11 atau 12 tahun. loyalitas mereka terhadap tim sangat luar biasa. Bukan hanya pemain, pelatih dan asisten pelatih pun merupakan jebolan asli akedemi klub. Bukankah itu serupa dengan PKS? Siapa yang tidak kenal dengan soliditas Partai berlambang bulan sabit ini? siapa yang meragukan loyalitas dari kader-kadernya? Beberapa hari setelah Ustadz Luthfi Hasan Ishaq ditahan KPK, saya membaca sebuah opini yang mengatakan “kader PKS tersebar dimana-mana, termasuk di KPK, mereka bisa saja membocorkan informasi penangkapan LHI pada petinggi-petinggi PKS, tapi mereka tidak lakukan itu. Mengapa? Karena integritas dan profesionalisme”. Dari mana soliditas, loyalitas dan semua itu didapatkan? dari pembinaan ‘akademi’ internal, bukan hasil mencaplok kader partai lain.

Semua Bisa JadiPemimpin
Saat Pelatih Barcelona di vonis menderita kanker dan harus dioperasi, Media memunculkan beberapa nama yg menjadi kandidat pengganti. Namun apa yang terjadi? Tugas kepelatihan diambil alih oleh asisten pelatih yang sama sekali tidak punya pengalaman melatih tim besar. Hasilnya? Tidak banyak berubah. Semua berjalan seolah tidak terjadi apa-apa. Belakangan terungkap ,bahwa yang memimpin sesi latihan dan mengatur strategi tehnis sebenarnya bukan sang asisten. jelang beberapa laga krusial, Xavi Hernandez lah yang bahkan mengatur siapa berposisi sebagai apa. Ia masih tercatat sebagai pemain, mengkomandoi kawan-kawannya dari dalam lapangan. Di PKS tidak ada ketokohan tunggal, semua bisa menjadi pemimpin selama ia memiliki kapasitas. Dulu, saya hanya tau Hidayat Nur Wahid, sampai kemudian muncul Tifatul Sembiring dan Luthfi Hasan Ishaq. Pun ketika terjadi pergantian pemimpin ditengah-tengah kepengurusan, semua berlangsung tertib, tanpa kisruh, tanpa KLB yang harus menelan biaya besar. Para anggotanya ridha, ikhlas, dan tetap bekerja seperti sediakala. Karena mereka percaya, siapapun yang terpilih pastilah ia yang terbaik.

Milik Bersama
Siapa pemilik Chelsea? Roman Abramovich, Siapa pemegangsaham utama AC Milan? Silvio Berlusconni. Siapa pemilik Barcelona? Presiden Klub kah? Atau pengusaha minyak kelas dunia? bukan, Barcelona adalah milik warga Katalan yang terdaftar sebagai Member resmi klub. Jumlahnya sekitar 400.000 orang. Semua keputusan strategis harus melibatkan mereka, atau setidaknya perwakilan yg duduk di kepengurusan. Presiden klub dipilih melalui sistem pemilu, tidak ada pemilik mayoritas. ketika ada pengusaha asal Qatar yg berniat membeli, Tak satupun dari mereka yang bergeming. Di Indonesia,semua parpol besar memiliki ‘penguasa tunggal’, Demokrat dengan SBY nya, PDIP yang sepertinya tidak punya tokoh selain Megawati, atau Golkar yang dikuasai oleh Aburizal Bakrie. Tidak ada agenda politik yang boleh berjalan tanpa restu mereka. Tapi di PKS, kekuasaan berada di tangan majelis syuro, jumlahnya 99 orang dari seluruh provinsi di Indonesia, para doktor, ahli fiqh, penghafal alqur’an. Semua keputusan diambil diforum ini, memperhatikan aspirasi dari seluruh kader. Partai ini milik bersama, dijaga bersama, dan insyaAllah akan dimenangkan bersama.

Ini Cuma catatan iseng, tapi Saya menulis ini bukan semata karena saya simpatisan PKS yang kebetulan jg fans Barcelona (hehehe,,yang Real Madrid tafadhol buat sendiri). Tapi entah, saya memang melihat banyak kesamaan. Satu-satunya perbedaan, mungkin karena saat ini Barcelona menjadi tim yang paling di segani di dunia dan PKS masih harus berjuang untuk posisi tersebut. Jangan lupa, bahwa beberapa tahun yang lalu Pemain dan Pendukung tim ini bahkan merayakan penuh sukacita keberhasilan mereka berada diposisi 4 besar klasemen La Liga dan lolos ke Liga Champions saat Real Madrid kokoh tak tergoyahkan di posisi juara. insyaAllah, 2014 nanti kita akan merayakan keberhasilan kita menembus 3 besar dan kelak akan menjadi salah satu ikon kebangkitan umat  Islam diseluruh dunia.
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

2 komentar:

  1. salut dengan Barca makin salut dengan PKS

    BalasHapus
  2. KEMENANGAN SEMAKIN DEKAT... AYO BEKERJA TERUS... INSYA ALLAH 3 BESAR PKS 2014.

    BalasHapus