Tamsil-Das'ad Gagas Program Makassar Berdaya

Makassar (20/6) - Adanya sekelumit permasalahan yang dihadapi Makassar saat ini, tidak membuat Tamsil Linrung dan Das'ad Latif sebagai calon walikota dan wakil walikota Makassar berkecil hati mampu membenahi Makassar. Keduanya terus memikirkan langkah-langkah terbaik untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang nyaman. Salah satu program yang akan diterapkan oleh Tamsil-Das'ad jika terpilih nanti untuk membenahi ketahanan ekonomi masyarakat adalah program "Makassar Berdaya".

Bersama sebuah lembaga sosial kemanusiaan bernama Tali Foundation yang dipimpinnya, Tamsil telah lama ikut berkecimpung dalam upaya membenahi daerah-daerah di Indonesia. "Kami sudah berkonsentrasi sejak beberapa tahun sebelumnya melalui lembaga Tali Foundation yang mempunyai program Tali Berdaya. Kita akan coba untuk membawanya ke dalam program pemberdayaan Makassar sehingga kita sebut dengan Makassar Berdaya," jelas Tamsil.

Pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini juga menambahkan bahwa dia bersama timnya telah menghitung besarnya dana APBD yang bisa dialokasikan untuk pemberdayaan Makassar. "Kami sudah menghitung-hitung berapa dana dari APBD yang bisa kita gunakan untuk pemberdayaan masyarakat Makassar. Itu kami rencanakan tidak kurang dari 100 miliar setiap tahun," tambahnya.

Lebih lanjut Tamsil mengatakan bahwa perberdayaan terhadap warga Makassar harus dilakukan secara intens, salah satunya dengan pengalokasian APBD sebagai modal usaha. Menurutnya, apapun predikat yang dimiliki warga Makassar jika tidak memiliki pekerjaan itu tetap saja tidak bernilai.

"Ke depannya, kita tidak lagi menginginkan ada masyarakat yang punya ketergantungan dengan bantuan langsung tunai atau sejenisnya. Karena itu kita harus mengusahakan agar mereka segera mendapatkan pekerjaan, baik melalui padat karya atau usaha kecil menengah," kata Tamsil.

"Kalau masyarakat berdaya, mereka akan membayar zakat, infak, dan pajak. Akhirnya terjadi perputaran ekonomi yang luar biasa. Sampai pada satu titik nanti masyarakat kita berada pada kondisi tidak lagi memerlukan bantuan, tapi justru pada posisi pemberi bantuan. Kondisi ideal seperti inilah yang kita ingin wujudkan," pungkasnya.

Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar