Pedagang Pasar Pannampu Tidak Ragukan Program Makassar Berdaya

Daeng Senne, seorang penjual sayur di pasar Pannampu tidak setuju dengan pihak yang mengatakan bahwa dana bergulir yang dijanjikan oleh pasangan Tamsil-Das'ad adalah pembodohan masyarakat. Pasalnya keluarga Daeng Senne sudah merasakan manfaat dana bergulir dari lembaga kemanusiaan Tamsil Linrung, Tali Foundation.

Daeng Senne mengajukan pembiayaan kepada Tali Foundation sekitar 2011 yang lalu untuk mengembangkan usaha jual sayurnya di pasar Pannampu. Daeng Senne memang membutuhkan biaya yang besar. Tidak tanggung-tanggung Tali Foundation lewat program Tali Berdaya memberikan modal usaha sebanyak 80 juta. Sejak saat itu usahanya mulai menampakkan hasilnya.

Sebelum mendapat bantuan modal tersebut, Daeng Senne dan pedagang lainnya merasa kewalahan dalam menjalankan usaha karena pinjaman dari koperasi dengan bunga yang tinggi dan harus dibayar tiap hari.

Di sekitar pasar Pannampu bukan hanya keluarga Daeng Senne yang mendapat bantuan modal, sedikitnya ada sekitar 50 KK yang mendapat modal usaha tersebut. "Ada sekitar 50 pedagang yang mendapat bantuan modal Tali Berdaya di Pasar Pannampu," ungkap ayah dari 2 anak tersebut. Menurutnya modal yang diberikan beragam sesuai dengan kebutuhan.

Pada tahun yang sama (2011), pemukiman di pasar pannampu terbakar, termasuk rumah Dg. Senne dan puluhan pedagang yang mendapat bantuan Tali Berdaya. Rumah mereka hangus terbakar, untungnya mereka mendapat bantuan dari Dinsos untuk membangun rumahnya kembali. Dan Tali Foundation kembali memberikan bantuan kepada pedagang untuk memulai usahanya dengan modal 3 juta per KK. Modal tersebut diberikan secara cuma-cuma tanpa harus dikembalikan sepersen pun.

"Kami sudah merasakan manfaat dari dana bergulir itu, jadi kami tidak ragu sedikitpun," kata Ruqayati, istri Dg. Senne.
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar