Revitalisasi Halte, Jalur Pedestrian, dan Kanal untuk Wujudkan Makassar Nyaman dalam Bertransportasi

Makassar - Kemacetan yang menjadi momok bagi penduduk Makassar adalah satu dari sekelumit masalah yang ada di kota ini. Tidak dipungkiri bahwa penyebab utama terjadinya kemacetan karena membludaknya jumlah kendaraan yang turun ke jalan. Tamsil-Das'ad menawarkan solusi atas permasalahan kemacetan dengan memperbanyak halte, membenahi jalur pedestrian, dan pemeliharaan kanal.

"Salah satu penyebab macet karena angkot menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat. Karenanya, kita perlu memungsikan kembali halte-halte yang ada dan memperluas pengadaannya ke seluruh penjuru Makassar agar tercipta keteraturan," ungkap Tamsil Linrung.

Rancangan halte yang ditawarkan oleh kandidat bernomor urut 6 ini mempertimbangkan fungsi dan estetika agar menarik minat masyarakat menggunakan halte. Juga agar masyarakat tertarik menggunakan angkot sebagai alat transportasi utama sehari-hari sehingga penggunaan kendaraan pribadi dapat diminimalisir. Halte dirancang agar pengguna terlindung dari terik matahari dan hujan. Juga dilengkapi dengan peta kota Makassar yang memuat lokasi titik-titik halte terbangun dan trayek angkot yang akan transit di setiap halte.

Untuk menggembirakan hati para pejalan kaki, Tamsil-Das'ad akan membangun jalur pedestrian yang nyaman. "Kami akan mengupayakan jalur pedestrian yang luas dan rindang. Dengan jalur pedestrian ini, siapapun akan senang berjalan kaki. Ini juga dapat mengurangi volume kendaraan pribadi yang turun ke jalan karena masyarakat akan lebih memilih berjalan kaki jika menempuh jarak yang dekat. Halte juga terintegrasi dengan jalur pedestrian sehingga penumpang akan merasa nyaman jika harus berjalan kaki dari rumah ke halte," terangnya.

Duet tokoh nasional dan akademisi ini menilai bahwa kanal-kanal di Makassar berpotensi sebagai jalur transportasi air dan objek wisata jika terpelihara dengan baik. Transportasi air juga akan membantu mengurangi angka kemacetan.

"Thailand dan Singapura tak kalah bagus dengan Makassar, namun mereka dapat menata sistem kanal dan menjadikan objek wisata air yang memberi nilai ekonomis bagi masyarakat. Ke depannya, kita akan mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan kanal secara rutin sehingga kanal-kanal kita juga dapat difungsikan sebagai jalur transportasi dan objek wisata,รข€ tambahnya.
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar