Tamsil-Das'ad Akan Wujudkan Makassar Nyaman dalam Ketertiban dan Kebersihan Lingkungan

Makassar - Sebagaimana misinya membawa Makassar menjadi kota yang nyaman dalam ketertiban dan kebersihan lingkungan, Tamsil-Das'ad telah menggagas sejumlah konsep untuk mengantarkan Makassar keluar dari persoalan klasik menahun, seperti tawuran, sampah, dan banjir.

Menurutnya, tawuran antar pemuda yang selama ini kerap mengganggu ketertiban lingkungan dipicu oleh banyaknya pemuda yang menganggur, kurangnya ruang ekspresi dan dialog bagi mereka. Oleh karena itu, Tamsil-Das'ad akan membuka lapangan pekerjaan untuk mereka serta memperbanyak ruang berekspresi dan dialog.

"Usia muda adalah masa-masa penuh ekspresi dan kreatifitas yang perlu disalurkan. Kita mesti mendorong para anak-anak muda untuk menjadi enterpreneur melalui pemberian modal usaha. Lembaga-lembaga seni dan hobi pun perlu dimaksimalkan fungsinya agar betul-betul menjadi wadah penyaluran kreatifitas bagi anak-anak muda. Perluasan forum-forum dialog juga perlu agar mereka dapat menyalurkan aspirasi secara tepat," jelas Tamsil.

Terkait masalah kebersihan lingkungan, kandidat bernomor urut 6 ini akan menerapkan konsep pemilahan sampah sejak dini dengan sistem 3R (Reuse-Reduce-Recycl├é­e) agar Makassar terbebas dari sampah. Setiap KK di Makassar akan difasilitasi dengan tempat sampah organik, plastik, dan kertas, untuk selanjutnya diolah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Pengadaan insinerator juga akan diupayakan oleh Tamsil-Das'ad untuk mengolah sampah yang tidak dapat didaur ulang lagi.

Kondisi kanal di Makassar yang kian hari kian memprihatinkan akibat sedimentasi dan penumpukan sampah juga akan menjadi konsen duet tokoh nasional dan akademisi ini. Kanal-kanal yang mengalami pendangkalan akan dikeruk.

"Kita tidak boleh membiarkan kanal penuh dengan sampah dan lumpur sampai airnya hitam dan mengeluarkan bau yang tidak sedap karena itu sumber penyakit. Kanal berfungsi untuk mengalirkan air ke laut. Jika kanal tidak bekerja maksimal tentu akan menyebabkan genangan air bahkan banjir. Ke depannya, kita harus menyediakan anggaran untuk pemeliharaan kanal secara rutin," tegasnya.
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar