Tamsil-Das'ad Gagas Sejumlah Program Agar Makassar Bebas Banjir

Makassar (8/7) - Makassar sebagai ibu kota Sulawesi Selatan juga rawan diterjang banjir seperti kota-kota besar lainnya di Indonesia. Hal ini dipicu oleh kurangnya daerah resapan air dan drainase yang tidak berfungsi dengan baik. Terkait hal itu, duet tokoh nasional dan akademisi, Tamsil-Das'ad, merancang beberapa program guna menjadikan Makassar bebas banjir ke depannya.

"Saat ini Makassar mulai memasuki musim hujan, kita perlu mengantisipasi banjir yang datang setiap tahun. Yang bisa kita lakukan saat ini untuk mencegah terjadinya banjir ada beberapa langkah, seperti membersihkan sampah di saluran pembuangan air depan rumah dan membuat sumur biopori atau sumur resapan. Karena memang beberapa penyebab banjir di Makassar adalah drainase yang tersumbat dan kurangnya daerah resapan," tutur Tamsil saat wawancara di Hotel Clarion (8/7).

Menurut legislator Senayan 2 periode ini, selain dengan membuat sumur biopori, perluasan daerah resapan juga bisa dilakukan dengan meningkatkan persentase ruang terbuka hijau di Makassar dan pemeliharaan kanal.

"Jika kami diamanahkan memimpin kota Makassar, kami akan mengusahakan pembangunan daerah resapan air tersebut. Salah satunya dengan menciptakan ruang terbuka hijau yang selama ini hanya ada sekitar 7%. Di samping itu, kanal yang ada di Makassar ini perlu dikeruk karena endapan yang ada menghambat aliran air pembuangan," jelasnya.
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar