Warga Tionghoa: Kalau Bukan Karena Pak Tamsil, Saya Sudah Gulung Tikar

Makassar (13/7) - Dalam kapasitasnya sebagai seorang pengusaha sukses, Tamsil Linrung telah lama berkecimpung dalam bidang sosial kemanusiaan dengan memberdayakan para pengusaha kecil untuk mengembangkan usahanya. Saat ditemui di rumahnya di Banta-bantaeng (13/7), Toni Wijaya Soenjoyo, warga Tionghoa, mengungkapkan bahwa usaha percetakannya bisa sukses karena bantuan Tamsil Linrung.

"Berkat program Makassar Berdaya dari Pak Tamsil sejak 2 tahun lalu, saya bisa mengembangkan usaha percetakan, yang dulunya hanya sablon, sekarang sudah pakai mesin cetak vinil. Seandainya tidak ada bantuan dari Pak Tamsil untuk beli mesin, pasti saya sudah gulung tikar karena persaingan yang tinggi," ungkap ayah 4 orang anak itu.

Toni menuturkan rasa bahagianya karena Tamsil maju di Pilwali Makassar dan mengusung program Makassar Berdaya. "Program Makassar Berdaya yang ditawarkan Pak Tamsil itu sudah saya rasakan sejak dulu. Tanpa bunga dan jaminan. Berkat bantuan itu, sekarang saya mempekerjakan banyak karyawan, saya juga ajak tetangga buat bantu-bantu," lanjut Toni.

Usaha percetakan yang digelutinya kini telah mempekerjakan 30 karyawan dengan gaji kisaran 1-3 juta per bulan.
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar