PKS Makassar Minta Operasional Kelurahan Dinaikan

MAKASSAR, – Dalam rapat Badan Anggaran DPRD Kota Makassar beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menghadirkan para kepala Kecamatan dan Kepala BPM Kota Makassar serta beberapa SKPD lainnya.

Kepala kecamatan menyampaikan Rencana Kerja dan Anggarannya untuk tahun 2014. Dalam salah satu usulan anggarannya adalah Belanja Operasional Kelurahan sebesar Rp 51 juta selama satu tahun.

“Jika di breakdown setiap bulannya, maka setiap kelurahan mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 4 jutaan. Kami menilai alokasi anggaran yang diperuntukkan untuk setiap kelurahan sangat tidak rasional dengan tugas-tugas pelayanan yang dilakukan oleh pihak kelurahan,” jelas Ketua Fraksi PKS DPRD Makassar, Mudzakkir Ali Djamil dalam rilis yang diterima Rakyat Sulsel Online, Kamis (5/12/13).

Menurut Mudzakkir, semua urusan dikerjakan oleh kelurahan, mulai dari kebersihan, drainase, pelayanan kependudukan, pemberdayaan masyarakat dan lain sebagainya.
“Dengan tanggungjawab yang besar itu, tapi hanya diberikan operasional yang sangat minim. Kita harus serius dengan ini, apalagi dengan operasional kelurahan yang minim sangat rawan terjadinya pungli yang sifatnya sukarela dari masyarakat,” jelas Mudzakkir.

Karena itu Fraksi PKS Makassar meminta operasional kelurahan harus dinaikkan. “Kami kongkrit mengusulkan dalam Badan Anggaran kenaikan biaya operasioanal kelurahan dari Rp 51 juta sebelumnya menjadi Rp 100 juta setiap tahunnya. Kita naikkan 100 persen dari yang direncanakan,” paparnya.

sumber : Rakyat Sulsel
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar