Surahman Minta Mendikbud Tindak Tegas Sekolah yang Larang Siswi Berjilbab

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Surahman Hidayat meminta Mendikbud Muhammad Nuh untuk segera menindak tegas setiap Sekolah Negeri yang melarang pemakaian jilbab bagi siswinya.

Hal ini menindaklanjuti pelarangan menggunakan jilbab di salah satu SMAN di Denpasar, Bali. "Jangan lagi ada pelarangan jilbab di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia," ujar Surahman. Surahman Hidayat yang duduk di Komisi yang membidangi Pendidikan, Olah raga dan Pariwisata ini menyesalkan kejadian tersebut.

"Sangat di sesali peristiwa pelarangan jilbab di Sekolah tersebut, padahal sudah sangat jelas aturan tentang bolehnya pemakaian jilbab bagi siswi muslimah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Surahman menjelaskan, bentuk pelarangan ini jelas melanggar hak asasi manusia, melanggar UUD 1945, tentang kebebasan menjalankan agama, di samping itu peraturan sekolah tidak bisa lebih tinggi dari peraturan diatasnya, yaitu Peraturan Dikdasmen Nomor 100/C/Kep/1991, yang sangat jelas mengatur pedoman Pakaian Seragam Sekolah yang menyebutkan, siswi putri mengenakan blus biasa berlengan panjang, rok panjang sebagai bawahan dan jilbab.

“Alasan pihak Sekolah melarang pemakaian jilbab, karena tidak sesuai peraturan di sekolah tidak bisa diterima, ini bentuk pelecehan terhadap peraturan Kemdikbud," tegasnya.

Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar