Tim Saksi dan Perhitungan Manual, Benteng Terakhir Kemenangan PKS

MEDAN – Pemilu legislatif (Pileg) 2014 kali ini telah membuat beberapa partai bersiap-siap dalam menyiapkan amunisi kemenangan di 9 April 2014. Berbagai kampanye telah dilaksanakan dengan kemeriahan dan kemegahan di berbagai daerah Sumut.

Tapi berbeda halnya dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara yang sedang melakukan persiapan saksi dan perhitungan manual dalam rakor di Asrama Haji Medan, Kamis (27/03) lalu.

Hadir sekitar 120 orang peserta koordinator saksi dari berbagai daerah di Sumatera Utara dengan keahlian bidang masing-masing minus kepulauan Nias.

“Untuk Nias kita khususkan hadir kesana dengan memberikan pelatihan saksi dan perhitungan manual seperti yang sebelumnya,” kata Mahmudin Hamzah Sinaga selaku Koordinator Tim Saksi dan Perhitungan Manual Sumut.

Dalam kesempatan malam harinya, acara dibuka dengan mendengarkan kata sambutan dan pengarahan sebagai penyemangat dari Sekretaris Umum DPW PKS Sumut, H. Satrya Yudha Wibowo, ST, MM yang berlangsung selama lebih kurang 20 menit.

Dalam orasinya Satrya mengatakan kepada seluruh peserta rakor agar menanamkan dalam diri bahwa puncak perjuangan itu dimulai pada 9 April mendatang. Maka setiap orang diharuskan mempersiapkan segala kemampuan untuk menghadapi halangan dan rintangan dengan kekuatan yang dimiliki.

“Ini merupakan Jihad dalam mempersiapkan peperangan yang berbentuk politik. Pemilu bukan sekedar pesta demokrasi, akan tetapi event ini yang akan menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan. Kita sudah berada dalam kekuatan yang bercampur aduk dalam berbagai jenis pemikiran. Untuk itu kita harus bertahan dan menang,” tegas Satrya di sela sambutannya.

Satrya juga menyebutkan bahwa saat ini dunia sangat terbuka dengan keterbukaan wilayah, demografi dan budayanya. Sehingga masyarakat perlu menyadarinya dirinya dalam perubahan dan penyesuaian zaman yang semakin tinggi.

Dalam terakhirnya, Satrya menjelaskan tentang kewaspadaan PKS dalam kehilangan kursi pada Pileg 2014 kali ini. Hal ini dianggap penting karena PKS banyak kehilangan kursi di Pileg 2009 daerah Deli serdang dapil IV dan Humbang Hasundutan.

Untuk DPP PKS sangat konsen dan serius dalam memperhatikan perhitungan manual suara Pileg 2014 kali ini. Ini sama halnya dengan menjaga amanah suara masyarakat untuk dijaga sampai rekap akhir di KPU Pusat.

“Mengawal suara bukan merupakan tugas yang kecil, karena ini memerlukan energi yang besar. PKS selama ini telah kehilangan banyak kursi di berbagai pemilu di Sumut. Maka, persiapkan kekuatan semampumu dengan menggelorakan semangat PKS di Sumatera Utara karena ini sangat potensial untuk dimenangkan selain di 3 provinsi seperti Jabar, Sumbar dan DKI Jakarta. Tim Saksi dan Perhitungan Manual merupakan benteng terakhir yang PKS miliki untuk memenangkan pesta demokrasi 2014,” pesan Satrya kepada seluruh peserta rakor. 

sumber : (pks sumut)
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar