Ada Kecurangan Rekapitulasi Riau Ditunda


PKSMAKASSAR.OR.ID, JAKARTA - Rekapitulasi hasil penghitungan suara Provinsi Riau terpaksa ditunda. Penundaan atas rekomendasi Bawaslu lantaran masih ditemukan kesalahan dalam rekapitulasi di beberapa kabupaten.

Sebelumnya Tim Advokasi PKS Kampar telah menemukan bukti kuat terjadinya penggelembungan suara di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penggelembungan suara massif tersebut ditemukan setelah dilakukan pencocokan jumlah surat suara yang digunakan antara DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tidak memiliki kesesuaian dan selisih yang cukup besar hingga 1364 suara. Oleh karena itu, PKS Kampar meminta KPU untuk melakukan penghitungan ulang surat suara.

"Ini terkait proses penginputan data. Kalau dipaksakan (hari ini) akan berubah. Kami minta di-pending dulu," kata Komisioner Bawaslu, Daniel Zuchron, saat rekapitulasi di KPU, Jakarta, Sabtu (26/4).

Daniel mengatakan, informasi dari Bawaslu Riau menyebutkan KPU Riau belum melaksanakan rekomendasinya untuk melakukan rekapitulasi ulang. Penghitungan ulang direkomendasikan karena ada perbedaan suara sah dan tidak sah DPR dan DPD yang berbeda.

Terkait belum dilaksanakannya rekomendasi Bawaslu tersebut, KPU Riau juga berkelit bahwa rekomendasi tersebut baru diterima 24 April 2014. Mereka menjelaskan, rekomendasi tersebut sudah diteruskan ke tiga kabupaten/kota dan semua saksi menerima keadaan tersebut.

Menanggapi permintaan penundaan tersebut, Komisioner KPU Arief Budiman menyatakan siap menindaklanjuti. KPU Provinsi Riau diminta menyelesaikan terlebih dahulu rekomendasi Bawaslu Riau.

"Untuk Kampar dan Rokan Hulu silakan Bawaslu provinsi dan KPU provinsi berkoordinasi supaya tidak ada perbedaan. Karena yang berbeda itu berita acara DPR dan DPD. Kita jadwal ulang saja Selasa atau Rabu pekan depan," kata Arief. [ROL/pkskampar/pksciktim/pksmakassar]
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar