Fahri: Soal Koalisi, PKS Tak Mau Sekedar Basa-Basi Pertemuan


PKSMAKASSA.OR.ID - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah mengatakan soal koalisi PKS tidak mau sekedar basa-basi pertemuan karena menurutnya koalisi akan kabur jika hanya membahas terkait siapa dapat apa dan berapa.

PKS tidak mau sekedar basa basi pertemuan. Koalisi kabur jika hanya terkait siapa dapat apa dan berapa dan koalisi hanya akan jadi tipuan jika hanya terkait atraksi di depan layar kaca," tulis Fahri pada akun Twitternya, Sabtu (26/4).

Menurut pria yang juga Sejen PKS ini koalisi itu adalah pemerintahan itu sendiri. Koalisi paling bertanggung Jawab atas sukses gagalnya negara.

"Koalisi adalah lima tahun dan menentukan nasib bangsa 5 tahun. Karena dia sangat penting maka kita jangan sederhanakan. Koalisi tidak hanya soal kawin dua orang atau partai-partai," lanjutnya.

Koalisi juga bukan soal Jawa-luar Jawanya pasangan. Koalisi bukan soal cocok tidaknya sepasang calon dan bukan pula soal serasi atau tidaknya pasangan.

"Koalisi adalah pemerintahan dan segala kompleksitasnya," tegasnya.

Makna koalisi adalah rencana lima tahun rakyat mau diberi apa, sebuah wajah Pemerintah yang solid, pertanggungjawaban politik serta amanah yang berat, menang atau kalah.

"Inilah yang PKS selalu ingatkan. Tolong jagan disederhanakan," ujar pria yang berhasil menjadi anggota DPR kembali dengan perolehan suara tertinggi di dapilnya, Nusa Tenggara Barat itu.

PKS, lanjut Fahri juga ingin mengingatkan sejarah gagal dalam pemerintahan yang lalu dan menyampaikan dilema sistem multipartai dalam presidensialisme.

PKS ingin ingatkan kompleksitas pemerintahan yang akan datang dan kemungkinan gagalnya koalisi menang atau kalah. PKS tidak mau terjebak euphoria," ungkapnya.[dm/pksnongsa/pksmakassar]
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar