Mentadaburi Perjalanan Kita Pada Jihad Siyasi

Oleh: Ustadz Adih Amin,Lc

Assalamu'alaikum, ikhwah dan akhwat fillah, izinkan saya untuk mentadaburi perjalanan kita pada jihad siasi ini. Sekian lama kita berjibaku untuk memenangkan partai dakwah ini dengan pengorbanan yang tak ternilai harganya, sekian banyak program yang sudah dirancangvdan dilaksanakan walau dengan keterbatasan.

Begitu solid ukhuwah antar kita yang ditandai dengan terus menjalin komunikasi dan share informasi. Yankes, bazar pakaian layak pakai, sembako murah, telor murahbdan segudang kegiatan sosial mungkin masih menyisakan letih dan lelah.

Ikhwah dan akhwat fillah, mari kita jadikan itu semua sebagai kendaraan yang akan mengantarkan kita menujuNya yang tak terbayangkan keindahannya. Maka, apapun hasilnya nanti, kita yakini inilah yang terbaik buat kita. Husnudzon kita padaNya semoga akan membuat kita tersenyum karena optimisme kita selama ini diijabah olehNya.

Maka mari ikhlaskan semua amal kita, anggap kebaikan yang sudah kita lakukan belumlah seberapa dibanding harga surgaNya yang begitu mahal.

Lupakan photo-photo yang pernah kita kirim dan kita jadikan bukti kalau kita sudah berbuat sesuatu, lupakan kalau kita pernah memberi sesuatu dan mengalami kesulitan saat memberikannya dan kita merasa sudah bertadhiyah, karena kita khawatir kalau semua jerih payah kita menjadi sia-sia, karena kita khawatir kalau amal kita diselimuti riya, lupakanlah itu smua, lupakanlah.

Semoga dengan begitu, kita bisa terus belajar ikhlas, bisa terus merasa butuh pahala, dan yang lebih utama,semoga kita terus merasakan kehangatan hati dan jiwa karena selalu dekat denganNya.

Tetesan air mata doa yang menjadi pemungkas usaha kita agar kita bisa digolongkan ke dalam hambaNya yang muttaqien dan kita dikumpulkan dibawah naungan yang tidak ada naungan selain naunganNya dan itulah cita-cita trtinggi kita dalam hidup dan prjuangan ini.

Dari situ kita bisa belajar tuk masa yang akan datang, bagaimana menjadikan setiap nafas kita adalah nafas ibadah, niat kita adalah ibadah, berfikirnya kita adalah ibadah dan gerak gerik seluruh organ tubuh kita berbuah ibadah agar kita bisa merasakan sentuhan ayat "tidak aku ciptakn jin d manusia kcuali tuk ibadah".

Selamat berjuang ikhwah wal akhwat fillah. wassalam
by: Ustadz Adih Amin,Lc

Sumber : pks ciktim

Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar