Reuni Minang Perantau Tionghua Padang bersama Gubernur Irwan Prayitno

Makassar, pksmakassar.or.id - Perhimpunan warga Tionghoa Padang yang telah meninggalkan Kota Padang lebih kurang 50 tahun lampau kembali pulang kampung kelahirannya di Pondok Kampung Cina Padang sekaligus Reuni Kangen Rindu. Pertemuan Reuni warga Tionghua Padang, juga dihadiri Gubernur Irwan Prayitno, Forkopinda, Walikota Erizal, Walikota Terpilih Mahyeldi Ansharullah, Ketua HBT Andreas, HTT serta beberapa tokoh Tionghua Padang lainnya, Kamis malam (10/4).

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dapat kabar dari Bapak Juunaidi Perwarta bahwa akan hadir lebih dari 800 yang datang pulang kampung wrga Tionghua Padang yang merantau rindu melihat tempat kelahiran.  Hari ini kita melihat betapa tidak bisa dipungkiri sejarah kehidupan warga Tionghua Padang benar adanya jauh sebelum zama Hindia Belanda.

Kita bahagia dan senang menyambut kedatang para perantau, dirasa pertemuan lima hari belum cukup. Mungkin suatu ketika nanti kami Ingin ke hongkong melihat kondisi masyarakat perantau Tionghua Padang di sana, ujarnya

Irwan Prayitno dalam kesempatan itu juga menyampaikan, pemerintah provinsi Sumatera Barat memberikan peluang bagi yang ingin pengembangan investasi ekonomi, dari warga Tionghua di Padang. Banyak hal-hal yang dapat dikembangkan investasi di daerah ini, ada geothermal, biji besi, emas yang dapat dikembangkan melalui investasi guna kemajuan pembangunan di Sumatera Barat.

Kita mengajak semua  investor untuk datang bekerjasama membangun Sumatera Barat. Sejarah mencata bahwa kehadiran masyarakat tionghua di Padang selama ini telah memberi dampak kemajuan dalam membangun ekonomi, tanpa diskriminasi. Sejarah nenek moyang leluhur tonghua Padang perlu kita lestarikan, jika ada bangunan yang bersejarah yang mampu membangkitkan kembali nilai-nilai tradisi dan kerinduan para perantau Tionghua Padang, silahkan dikerjasama dengan pemerintah Kota Padang sekaligus juga kita memajukan wisata di kota padang.

Banyak gedung yang memiliki historis yang banyak tidak terawat dengan baik. Oleh karena silaturrahmi jangan sampai terputus dari satu generasi kepada generasi berikutnya, walau isu gempa, jangan takut dan jangan ragu, kita tetap optimis memajukan pembangunan di Sumatera Barat, ajaknya.

Ketua HBT Padang Andreas  menyampaikan, banyak para perantau Tionghua Padang yang saat ini berdomisi di Hongkong, Amerika, Beijing. kegiatan kali ini merupakan kunjungan balasan warga Tionghua Padang yang ada di perantauan Hongkong  juga para perantau Tionghua Padang. Terjadinya  teman-teman kami pergi merantau meninggalkan Kota Padang, tahun 1960-1970, hari ini kembali kita temu kangen dengan famili di Padang.

Ada banyak tempat sekolah Tionghua salah satu Sin Hoa, berharap kembali diaktifkan  sebagai aktifitas sekolah kembali. Apa pun ketentuan akan kita ikuti agar sekolah dihidupkan kembali, sebagai catatan dalam merajut kenangan dan peningkatan SDM Tionghua dimasa datang' Kita patut berterima kasih kepada Ibuk Dewikon, senang yang mengajak kembali berkumpul bersama, historis sejarah. Dan  selain itu kita juga meminta bukit Padang dahulunya tempat pemakaman Tionghua, dipindahkan ke Bungus karena ada rencana pembangunan Kota Padang di zaman gubernur Azwar Anas, kemudian kita berharap pemakaman di Bungus juga dapat sebagai pemakaman warga Tionghua sebagai ganti pemakaman Tionghua di Gunung Padang, pintanya
[ia/pkssumbar/pksmakassar]

Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar