RIZA FALEPI, PERINTAHKAN SKPD TERKAIT ATUR POLA TANAM


PKSMAKASSAR.OR.ID, Payakumbuh -- Walikota Payakumbuh Riza Falepi, perintahkan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura, mengatur jadwal tanam tanaman holtikultura secara tepat dan benar. Sehingga, tidak terjadi panen raya yang akan berdampak buruk kepada petani di kota ini. Walikota Riza Falepi mengakui, dalam dua bulan terakhir, setelah ia turun ke kelompok-kelompok tani, di antara yang dikeluhkan petani, karena belum jalannya pengelolaan pertanian yang terjadwal.

“Saya sudah turun ke lapangan, masuk sawah dan masuk kebun petani. Ternyata, untuk memelihara produksi pertanian, agar menguntungkan petani, hindari panen raya sebuah komoditas,” ucap Riza di Balaikota, Selasa (22/4). Menurut walikota, untuk menyemangati petani bercocok tanam tanaman holtikultura, perlu sentuhan yang terus menerus dari SKPD terkait. “Saya sudah perintahkan jajaran pertanian untuk sering-sering turun ka lapangan,” katanya.

Dikatakan, pihak Terminal Agribisnis Dumai sudah mendesak Payakumbuh untuk mengirim sejumlah tanaman holtikultura, seperti cabe, mentimun, kacang panjang, pare, pitulo dan censin. “Kalau bisa dalam pekan ini, mereka siap menampungnya dalam partai besar,” kata walikota.

Hanya saja, untuk memelihara kontinuitas pengiriman barang itu belum bisa dilakukan. Karena, ketersediaan barang belum mencukupi. Pekan ini buming, bisa saja sewaktu-waktu barang dimaksud hilang di pasaran. Karena itu, SKPD terkait sudah menghitung-hitung luas areal dan jenis tanaman yang akan ditanam, berdasarkan pola tanam yang terjadwal.

Sehingga, panen aneka jenis tanaman holtikultura yang diminta pasar Dumai itu, tetap terjaga dan terpelihara. Saya sudah bicarakan persoalan ini dengan sejumlah kelompok tani di Payakumbuh, bersama pelaku usaha tani lainnya, simpul walikota. [pkssumbar/pksmakassar]
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar