Taslim Tamang Dorong Perda Penyelamatan Sapi Betina


PKS MAKASSAR, Bone - Populasi sapi betina di Bone sudah mulai berkurang akibat dijual untuk sapi potong secara tidak terkendali, hal itu ditemui oleh Taslim Tamang saat mengadakan reses di Kecamatan Kahu, Bone (07/11).


Para peternak berharap ada regulasi yang bisa menyelamatkan populasi sapi betina yang semakin berkurang. "Saya berharap adanya regulasi dari pemerintah yang bisa menyelamatkan sapi indukan," kata Kamaruddin, Kepala badan penyuluh kecamatan Kahu.

Olehnya itu Ketua Fraksi PKS itu akan meneruskan aspirasi para peternak ke komisi B yang membidangi pertanian dan peternakan."Bisa dibayangkan kalau sapi betina (indukan) juga ikut dipotong di TPH , nanti kekurangan sapi indukan yang bisa beranak otomatis produksi sapi ikut menurun," kata Taslim Tamang,

"Kami di Komisi B yang membidangi pertanian dan peternakan akan membahas untuk melahirkan Perda yang bisa mengendalikan pupulasi sapi betina, sehingga dengan adanya perda ini maka diharapkan pupulasi sapi betina bisa terjaga," lanjut Taslim.

Kecamatan Kahu adalah salah satu kecamatan yang warganyan banyak yang mengembangkan ternak kandang baik sapi lokal maupun IB (inseminasi Buatan) untuk sapi limusin.

Lebih lanjut Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sulsel itu menuturkan bahwa peternak juga butuh bantuan sapi pejantan yang unggul agar bisa secara bergilir membuahi sapi betina mereka dengan hasil anakan yang unggul.

Selain menemui peternak, Taslim juga mengunjungi petani di Kelurahan Tanete, Kecamatan Cina. Di tempat itu Taslim menyumbangkan 3 buah traktor untuk petani. [ms/pksmakassar.or.id]
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar