Komunitas Pengusaha Partai Keadilan Sejahtera (PPKS) wilayah Kabupaten Tangerang mencoba untuk merapihkan data usaha yang dikelola kader PKS di wilayah itu. Inisiasi tersebut merupakan hasil diskusi komunitas itu bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kabupaten Tangerang Bidang Ekonomi baru-baru ini.

“Alhamdulillah, komunitas PPKS sedang memulai merapihkan data usaha kader. Semoga bisa jadi data awalan dalam membuat gerakan kebangkitan macan-macan ekonomi Islam diberbagai daerah di Indonesia,” ujar Jumadi salah satu anggota PPKS Tangerang Raya.

Tekad merapihkan data ini berangkat dari kepedulian beberapa usahawan PKS untuk bisa membangkitkan dan memberdayakan ekonomi dilingkungannya, khususnya dikalangan kader PKS.

Dalam diskusi itu Ketua Bidang Ekonomi DPD Riyadno, sempat ditanya mengenai data usaha kader. Tapi hasilnya nihil. Bidang Ekonomi DPD tidak memiliki data tersebut.

Jumadi pun menyitir nasehat Valentino Dinsi, penulis buku Satu Keluarga Satu Pengusaha itu. “Bagaimana kita mau buat sebuah gebrakan ekonomi jika tak punya data usaha kader?”

“Mari, rapihkan data usaha kader kita dari semua level struktural atau komunitas. Jika ada data, kita bisa petakan, mana kader produsen, mana kader marketing, mana kader distributor, mana kader yg bisa jadi mentor bisnis, dan lain-lain dari data itu,” ujarnya.

Diskusi yang dilaksanakan di Kantor DPD PKS Kabupaten Tangerang itu dihadiri pula oleh Sukmariah pemenang Danamon Awards dan puluhan pengusaha PKS lainnya. [pkstangerang/pksmakassar]
Share on Google Plus

About Mutiah Arsyuddin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar