Ruislag Pasar Deli Tua, Dinas Pasar Harus Jelaskan Secara Gamblang Pada Pedagang


PKS Makassar, DELI SERDANG - Komisi B DPRD Kabupaten Deli Serdang menggelar rapat dengan Dinas Pasar Kabupaten Deli Serdang, Jumat (09/1/15). Fokus diskusi kali ini terkait dengan rencana relokasi pasar tradisional Deli Tua. 

Dari hasil kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Komisi B ke lokasi pasar tradisional dan berdialog langsung dengan pedagang yang berjualan disana, para pedagang tidak mau dipindahkan. Selain itu aleg juga mengkritisi pasar milik Pemkab letaknya berada dibelakang, sedangkan ruko megah milik swasta yang berjejer megah ada didepan. “Mana laku dagangan pedagang kita”. Ujar anggota legislatif dari PAN.

Anggota DPRD Kab. Deli Serdang Cece Muhammad Romli dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan bahwa sebaiknya Dinas Pasar memperhatikan tentang penempatan pedagang dan kemudian mengkomunikasikan secara gamblang kebijakan yang diambil agar informasi yang diterima pedagang tidak simpang siur, 

“Ada isu yang berkembang bahwa pemerintah tidak berpihak pada pedagang kecil, mereka dipindahkan karena tempat berjualan mereka akan diruislag (dialihkan) pada pihak ketiga. Akan tetapi mereka bersikeras tidak mau pindah.” Tegas Cece sapaan akrabnya. 

Cece Muhammad Romli mengatakan banyak cara yang bisa dilakukan untuk mensosialisasikan semua kebijakan dan aturan yang akan digulirkan. “Buat spanduk atau baliho agar dapat dengan mudah dibaca oleh pedagang, sehingga tidak ada salah paham.” Ujarnya. 

Anggota legislatif yang lain juga menghimbau agar Dinas Pasar mengantisipasi keributan jika nantinya terjadi penolakan dari pedagang di pasar tradisional.

Kepala Dinas (Kadis) Pasar Donald P Lumban Tobing menyampaikan bahwa tidak ada pungutan bayaran untuk penempatan kios dilokasi pasar. Selain itu pasar milik Pemkab terletak dibelakang, karena ruko-ruko yang berada didepan sesuai dengan perencanaan tata kelola wilayah Deli Tua akan difungsikan untuk area wisata kuliner yang akan aktif hingga malam hari, sedangkan pasar tradisional biasanya beroperasi dan mengadakan transaksi jual beli hanya sampai tengah hari.

Kadis meminta agar sekiranya para anggota dewan dapat membantu memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat apabila ada lagi pengaduan yang masuk ke DPRD Deli Serdang. “Lokasi pasar baru yang telah dibangun oleh Pemkab Deli Serdang adalah fasilitas terbaik bagi kenyamanan dan kebersihan tempat berjualan para pedagang.” Ujarnya mengakhiri. [sak/pksmakassar]
Share on Google Plus

About Mutiah Arsyuddin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar