Legislator PKS Ingatkan Tidak Ada Pungutan Menjelang Ujian Nasional


PKS MAKASSAR, Makassar - Komisi E menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan terkait persiapan menghadapi Ujian Nasional, (18/03). Rapat dipimpin langsung oleh pimpinan Komisi E, Tenri Olle Yasin Limpo.

Dalam rapat tersebut, legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sri Rahmi mewanti-wanti Dinas Pendidikan tentang pungutan yang sering terjadi di sekolah menjelang ujian nasional. "Jadi tidak boleh lagi ada kasus siswa tidak ikut ujian gara-gara belum membayar segala macam pengutan di sekolah, dinas pendidikan harus mengantisipasi hal itu," ungkap Sri Rahmi. "Kasihan anak-anak, kalau tidak ikut ujian karena belum membayar," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, kepala Dinas Pendidikan, Salam Soba mengungkapkan bahwa dinas pendidikan dan pemprov Sulsel telah mengintruksikan kepada seluruh sekolah di Sulsel bahwa tidak ada pungutan menjelang ujian nasional. "Dalam ujian nasional tidak boleh ada pungutan apapun. Kalau ada pungutan maka dinas pendidikan akan memberikan teguran baik secara lisan, tertulis ataupun teguran berat," kata Salam Soba.

Komisi E juga menanyakan kesiapan Dinas Pendidikan Sulsel menjelang ujian nasional terutama masalah distribusi soal ujian di semua sekolah di Sulsel. kadis Pendidikan menyatakan bahwa tanggal 11 April pendistribusian dijamin telah rampung, UN akan digelas pada 13 April.

Untuk ujian nasional tahun ini, Dinas Pendidikan menargetkan tingkat kelulusan mencapai 100 persen. [ms/pksmakassar]
Share on Google Plus

About Mutiah Arsyuddin

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar