Legislator PKS: Bantuan Pertanian di Wajo - Sidrap Jangan Ditarik

Makassar - Legislator DPRD Sulsel Dapil Wajo, Baso Syamsu Rizal menanggapi ancaman Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang akan menarik bantuan pertanian di Wajo dan Sidrap, menurut Syamsu Rizal bantuan pertanian tidak boleh dicabut hanya karena alasan rendahnya realisasi di dua kabupaten tersebut.

Legislator PKS itu mengatakan pemerintah harus objektif dalam menilai penyebab rendahnya hasil tanam di dua daerah tersebut.

"Pemerintah harus objektif, jangan hanya mengandalkan laporan di atas kertas tapi harus mengetahui kondisi rill di lapangan," kata Syamsu Rizal.

Periode musim tanam Oktober - Maret untuk daerah bagian timur memasuki musim kemarau sehingga petani tidak bisa bercocok tanam, "Wajar kalau rendah, karena periode Oktober 2014 - Maret 2015 musim kemarau, nah kalau periode April - September pak Mentan boleh turun ke lapangan, saat ini di Wajo dan sekitarnya capaian pertanaman padi sudah hampir 100 persen," lanjut Syamsu Rizal. Menurutnya, hampir semua sawah sudah digarap di bagian Timur Sulsel.

Legislator PKS inipun mengatakan bahwa tidak ada masalah pada petani, "Jadi pemicunya murni karena siklus musim periode Oktober 2014 - April 2015," ungkapnya.

Syamsu Rizal menambahkan bahwa jika ingin mengatur masa pertanian maka pemerintah harus memperhatikan infrastruktur pertanian, "Seperti pembangunan irigasi, sehingga petani tidak hanya mengandalkan tadah hujan," katanya. "Kita harus pikirkan bagaimana air di Danau Tempe tidak hanya mengalir ke teluk Bone, tapi bisa direkayasa agar bisa menjadi sumber air bagi petani di Wajo," lanjutnya.

Wajo dan Sidrap memang menjadi lumbung padi di Sulsel, rendahnya hasil panen di dua daerah tersebut berpengaruh besar untuk Sulsel. [pksmakassar/ms]
Share on Google Plus

About PeKaeS Makassar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar